SUARARIMBA.ID | Bogor – Kalau kamu penasaran soal hutan, konservasi, perubahan iklim, atau isu kehutanan tapi malas membaca jurnal tebal dan istilah ribet—sekarang ada solusinya. Namanya Si Rimba, akal imitasi (AI) yang hadir khusus untuk menjawab pertanyaan seputar konservasi dan kehutanan, langsung dari portal suararimba.id.
Si Rimba bukan sekadar mesin penjawab otomatis. Ia dirancang sebagai “teman diskusi digital” bagi generasi muda yang ingin tahu soal lingkungan, tapi dengan gaya santai, ringkas, dan mudah dipahami. Mau tanya soal deforestasi, restorasi hutan, karbon, satwa liar, sampai kebijakan kehutanan? Tinggal ketik, Si Rimba siap merespons.
Di tengah banjir informasi dan maraknya hoaks lingkungan, kehadiran Si Rimba menjadi angin segar.
“AI ini dibangun dari basis pengetahuan kehutanan dan konservasi, dikemas dalam bahasa populer agar isu serius tak lagi terasa jauh dari kehidupan anak muda,” ujar Chaerani Agustin, admin officer portal suararimba.id.
“Belajar hutan tak harus kaku,” begitu semangat yang diusung. Lewat Si Rimba, suararimba.id ingin mengajak generasi digital lebih peduli pada alam—bukan dengan ceramah panjang, tapi lewat dialog interaktif yang relevan dengan zaman.
Bagi kamu yang aktif di dunia kampus, komunitas lingkungan, atau sekadar ingin paham kenapa hutan penting bagi masa depan, Si Rimba bisa jadi pintu masuknya.
“Sekali klik, kamu tak hanya dapat jawaban, tapi juga sudut pandang baru tentang relasi manusia dan rimba,” tegas Rani yang juga young volunteers Forest for Life Indonesia.
Jadi, masih bingung soal konservasi dan kehutanan? Tanya saja ke Si Rimba—karena masa depan hutan juga urusan generasi muda. | editor




